Waktu Pertama

Blog Yang Memberikan Tulisan Informasi

Menu
  • Bisnis
  • Cantik
  • Finance
  • Gaya
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekno
  • Travel
Menu

Kategori: Travel

Bisa Nemuin Apa Aja di Bali Finder

Bisa Nemuin Apa Aja di Bali Finder

Posted on Februari 8, 2024 by admin

Bali, si pulau dewata yang punya segudang keajaiban. Dari pantai yang indah, hingga kebudayaan yang memesona, Bali selalu bikin kita terpukau. Nah, buat kalian yang lagi mikirin mau kemana aja di Bali, tenang aja! Karena sekarang ada Bali Finder: Finding Anything In Bali, yang bisa bantuin kalian nyari apa aja di Bali dengan mudahnya.

Jadi gini, Bali Finder itu kayak temen baik yang bisa ngasih tau kita semua tempat keren di Bali. Mulai dari destinasi wisata yang wajib dikunjungi sampe spot-spot keren yang mungkin belum banyak yang tau. Gak perlu lagi deh bingung mikirin mau ke mana, tinggal buka Bali Finder, semua ada di sana!

Kenapa Bali Finder Keren Banget?

Pertama-tama, Bali Finder itu kayak peta ajaib. Tinggal ketik aja kata kunci tempat yang mau kita kunjungi, tiba-tiba muncul deh semua informasi yang kita butuhin. Misalnya, lagi pengen banget ke Ubud. Tinggal ketik “Ubud” di Bali Finder, ntar langsung keluar semua tempat asik di Ubud. Gampang banget kan?

Terus, Bali Finder juga punya fitur pencarian yang canggih. Jadi gak cuma nyari tempat, tapi juga bisa nyari aktivitas yang sesuai sama keinginan kita. Pengen snorkeling? Atau mungkin mau nyoba yoga di tengah sawah? Semua bisa kita temuin di Bali Finder!

Yang paling keren lagi, Bali Finder itu update banget. Jadi kita gak akan ketinggalan info tentang tempat-tempat baru yang lagi hits di Bali. Selalu ada update terbaru setiap ada tempat keren yang baru buka atau acara seru yang bakal digelar di Bali.

Top Destinasi Wisata Bali

Oke, sekarang kita mau bahas sedikit tentang top Bali tour destinations yang bisa kalian temuin di Bali Finder. Pertama-tama, pastinya kita gak boleh lewatkan Pantai Kuta. Siapa yang gak kenal sama pantai ini? Sunset di Pantai Kuta itu legendaris banget, bikin hati adem dan pikiran tenang.

Terus ada juga Tanah Lot, tempat yang keren buat nonton matahari terbenam. Pemandangannya luar biasa banget, apalagi pas matahari lagi tenggelam. Bener-bener must-visit kalo lagi di Bali!

Oh iya, jangan lupa juga ke Ubud. Di sini kalian bisa menemukan suasana yang beda dari Bali yang biasanya. Ubud punya keindahan alam yang menenangkan, dan juga kebudayaan yang kental. Bisa jadi tempat yang pas buat kalian yang lagi pengen cari ketenangan.

Nah, selain itu masih banyak lagi destinasi wisata keren di Bali yang bisa kalian temuin di Bali Finder. Jadi, jangan ragu-ragu lagi deh buat nyari referensi tempat liburan kalian selanjutnya di Bali.

Kesimpulan

Bali Finder emang jadi solusi buat kita yang lagi bingung mau liburan ke mana di Bali. Dengan fitur pencariannya yang canggih dan update informasi yang selalu fresh, kita bisa dapetin semua yang kita butuhin dengan mudahnya. Jadi, gak perlu pusing-pusing lagi mikirin rencana liburan, tinggal buka Bali Finder, semua jadi lebih gampang!

Yuk, buat kalian yang lagi nyari referensi liburan di Bali, coba deh cek Bali Finder. Dijamin, liburan kalian bakal jadi lebih seru dan tak terlupakan dengan semua rekomendasi tempat keren yang ada di sana. Bali, here we come!

Menemukan Petualangan Seru di Pulau Dewata Bersama Pertiwi Adventure

Menemukan Petualangan Seru di Pulau Dewata Bersama Pertiwi Adventure

Posted on Februari 7, 2024 by admin

Pulau Bali, atau yang sering disebut sebagai Pulau Dewata, bukan hanya dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga sebagai destinasi petualangan yang tak terlupakan. Salah satu penyedia petualangan terkemuka di Bali adalah Pertiwi Adventure penyedia ATV, Rafting dan Paintball Pemicu Adrenaline. Dengan penawaran beragam kegiatan, Pertiwi Adventure mampu memicu adrenaline Anda dan memberikan pengalaman tak terlupakan di tengah alam Bali yang memesona.

Mengendus Petualangan dengan ATV Riding

Bali bukan hanya tentang pantai pasir putih dan pura-pura indah. Di balik pesonanya, tersimpan petualangan menantang yang bisa Anda nikmati dengan berkendara ATV bersama Pertiwi Adventure. Jauh dari keramaian kota, Anda akan diajak menjelajahi sisi Bali yang masih alami dan liar.

ATV Riding dengan Pertiwi Adventure bukan hanya tentang berkendara, tetapi juga tentang merasakan sentuhan alam yang autentik. Melalui rute yang dirancang dengan baik, Anda akan melewati hamparan sawah hijau yang memukau, menyusuri sungai-sungai kecil, dan menembus hutan-hutan lebat yang menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan.

Tidak peduli apakah Anda seorang pemula atau pengendara berpengalaman, Pertiwi Adventure menyediakan berbagai rute yang sesuai dengan tingkat keterampilan Anda. Panduannya yang ramah dan berpengalaman akan membimbing Anda melalui setiap tikungan dan tantangan, sehingga Anda dapat menikmati petualangan dengan aman dan tanpa kekhawatiran.

Melintasi Arus Sungai Ayung dengan Rafting

Bagi pecinta air, Rafting di Sungai Ayung adalah salah satu kegiatan yang wajib dicoba ketika berada di Bali. Bersama Pertiwi Adventure, Anda akan diajak untuk melintasi arus sungai yang menantang sambil menikmati panorama alam yang menakjubkan di sepanjang perjalanan.

Rafting di Sungai Ayung bukan hanya tentang sensasi adrenalin saat melawan arus sungai yang deras, tetapi juga tentang menghargai keindahan alam Bali yang masih alami. Di sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan tebing-tebing batu yang menjulang tinggi, hutan-hutan hijau yang rimbun, dan air terjun kecil yang menyegarkan.

Dengan peralatan keselamatan yang lengkap dan instruktur yang terlatih, Pertiwi Adventure menjamin pengalaman rafting yang aman dan menyenangkan bagi semua peserta, tanpa mengurangi tingkat kegembiraan dan tantangan yang ditawarkan oleh Sungai Ayung.

Bermain Strategi dalam Permainan Paintball

Setelah merasakan ketegangan berkendara ATV dan melintasi arus Sungai Ayung, saatnya untuk menguji strategi dan kecepatan reaksi Anda dalam permainan Paintball bersama Pertiwi Adventure. Berbeda dengan kegiatan outdoor lainnya, Paintball memberikan pengalaman yang unik dan mendebarkan dalam pertempuran simulasi yang seru.

Dengan berbagai arena yang dirancang secara khusus, Anda dapat menantang teman-teman Anda dalam pertempuran Paintball yang intens dan strategis. Setiap langkah dan tembakan Anda akan memengaruhi hasil dari pertandingan ini, sehingga diperlukan kerjasama tim dan strategi yang baik untuk meraih kemenangan.

Meskipun Paintball adalah permainan yang mengasyikkan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama Pertiwi Adventure. Setiap peserta akan dilengkapi dengan perlengkapan pelindung yang sesuai, dan instruktur akan memberikan arahan dan pengawasan selama permainan berlangsung, sehingga Anda dapat menikmati petualangan tanpa khawatir tentang cedera atau kecelakaan.

Petualangan Tak Terlupakan dengan Pertiwi Adventure

Dari ATV Riding yang mengasyikkan hingga Rafting yang memacu adrenalin, dan dari pertempuran Paintball yang strategis hingga menantang, Pertiwi Adventure menyediakan pengalaman petualangan yang tidak akan pernah terlupakan di Bali. Dibimbing oleh tim profesional dan berpengalaman, Anda dapat menjelajahi sisi Bali yang belum pernah Anda temui sebelumnya sambil merasakan sensasi dan kegembiraan yang sesungguhnya.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menciptakan kenangan berharga dan merasakan petualangan sejati di Pulau Dewata bersama Pertiwi Adventure. Kunjungi situs web mereka di pertiwiadventure.com untuk informasi lebih lanjut dan mulai merencanakan petualangan Anda sekarang juga!

Sekaten Tahun Ini Ada Lagi, Tapi Bukan di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta

Posted on Agustus 31, 2022 by admin

Genap tiga tahun atau sejak 2019 silam, perhelatan pasar malam perayaan sekaten (PMPS) tak digelar di Yogyakarta.

Keputusan tak menggelar sekaten saat itu diambil Keraton Yogyakarta karena ingin mengistirahatkan sementara lokasi Alun Alun Utara yang kala itu kondisi tanahnya dinilai telah rusak dan hendak mengembalikan lagi makna perayaan itu.

Meski Keraton Yogyakarta sempat mewacanakan sekaten akan digelar berkala dua tahun sekali, namun pandemi Covid-19 saat itu terlanjur menerjang hingga rencana itu tak kunjung direalisasikan.

Untuk mengobati kerinduan masyarakat atas nuansa pasar malam Sekaten, organisasi Sekretariat Bersama (Sekber) Keistimewaan DIY, Altar Ria Production dan Pola Prakarya bersiap menggelar kegiatan serupa sekaten bernama Pasar Rakyat Jogja Gumregah pada 16 September sampai 16 Oktober 2022 “Untuk Pasar Rakyat Jogja Gumregah 2022 ini lokasinya bukan di Alun-alun Utara depan Keraton Yogyakarta, tapi di lahan eks kampus STIE Kerjasama Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul,” kata Ketua Sekber Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putra, Rabu, 31 Agustus 2022.

Meski berlokasi berbeda, Widihasto mengatakan Pasar Rakyat Jogja Gumregah ini mengusung spirit seperti halnya sekaten.

“Pasar rakyat sebulan ini juga sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang tahun ini momentumnya jatuh pada Sabtu Pahing 12 Mulud 1956 Ehe atau Sabtu 8 Oktober 2022,” kata dia.

Sekaten sendiri merupakan upacara tradisional yang diselenggarakan Keraton Yogya sejak dulu untuk peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Upacara itu biasanya dilakukan setahun sekali, setiap tanggal 5-11 Rabi’ul Awal, atau dalam kalender Jawa disebut bulan Mulud.

Sekaten ini biasanya juga ditutup dengan penyelenggaraan upacara Grebeg Mulud.

Adapun sebagai pelengkap kegiatan peringatan Sekaten itu, biasanya digelar pasar malam di area Alun-alun Utara Yogyakarta.

Widihasto menjelaskan dari Pasar Rakyat Jogja Gumregah itu, akan mengobati kerinduan masyarakat terhadap perayaan pasar malam Sekaten.

“Ingatan kolektif masyarakat akan sego gurih, ndog abang, arum manis, brondong, martabak, bolang baling, tong stand, ombak banyu, gua hantu, komedi putar, kapal othok-othok dan lain sebagainya akan kita hadirkan kembali di pasar rakyat ini,” ujarnya.

Dikatakan bahwa hal penting dari penyelenggaraan Pasar Rakyat Jogja Gumregah adalah turut mendorong geliat ekonomi pelaku usaha kecil setelah melewati masa pandemi Covid 19.

Selain itu juga menyemarakkan kawasan selatan Yogyakarta.

“Istilah Jogja Gumregah kita pilih sebagai suatu harapan agar perekonomian masyarakat kembali bangkit setelah dua tahun terpuruk akibat dampak pandemi covid.

Dampak dari gelaran Pasar Rakyat Jogja Gumregah akan menggairahkan geliat ekonomi para pedagang UMKM, penyedia jasa persewaan tenda, jasa listrik, jasa kebersihan, pelaku seni pertunjukan dan lain sebagainya.

Widihasto mengatakan meski di era sekarang banyak bermunculan pusat-pusat keramaian dan perbelanjaan modern namun keberadaan pasar malam yang menyajikan berbagai produk barang jasa yang khas tetap punya segmen pasar tersendiri.

“Pasar malam tetap diminati masyarakat.

Pilihan barang yang dijual beragam dan dikenal murah.

Termasuk aneka kuliner dan berbagai pilihan wahana permainan.

Ini jadi magnet tersendiri,” ujanya.

Sementara itu founder Altar Ria Production sekaligus Ketua Pelaksana Harian Pasar Rakyat Jogja Gumregah, Inung Norzani mengatakan ratusan stand UMKM, kuliner, otomotif, wahana permainan serta panggung hiburan akan memenuhi area lahan eks Kampus STIE Kerjasama itu.

Selama sepekan terakhir, penyelenggara telah menurunkan dua alat berat dan dua dump truck untuk meratakan lahan.

Ia mengaku cukup kesulitan meratakan semua lahan mengingat sisi timur terdapat lahan bekas kolam warga yang cukup dalam dan lebar.

Namun ia berusaha semaksimal mungkin menyiapkan lahan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk usaha.

Inung Nirzani mengatakan, akan ada ruang bagi kelompok kesenian yang ingin berpartisipasi menampilkan seni pertunjukan.

Secara terpisah, putri sulung Raja Keraton Yogya Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Mangkubumi mengatakan dari Pasar Rakyat Jogja Gumregah itu, ia berharap memberi kemanfaatan para pelaku UMKM dan alternatif ruang terbuka yang menarik dikunjungi masyarakat.

“Saya berharap stand-stand yang ada dapat mewadahi pelaku UMKM dari DIY dan menyajikan dagangan yang berkualitas.

Jaga kebersihan dan ketertiban serta panitia tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Mangkubumi.

PRIBADI WICAKSONO

Keraton Yogyakarta Kini Miliki Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata dan Seni Budaya

Posted on Agustus 29, 2022 by admin

Keraton Yogyakarta kini resmi memiliki satu lembaga baru yakni Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang pariwisata dan seni budaya.

Lembaga baru itu diresmikan bersamaan pagelaran Konser Kamardikan Yogyakarta Royal Orkestra (YRO) saat peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Kompleks Kamandungan Lor (Keben) Keraton Yogyakarta pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022.

“Lembaga sertifikasi profesi Keraton Yogyakarta ini tidak hanya untuk abdi dalem Keraton saja, namun juga bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” ujar Sultan Hamengku Buwono X usai menerima sertifikat lisensi lembaga yang diberikan langsung Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Kunjung Masehat itu.

Dari lembaga sertifikasi itu, Keraton Yogyakarta, sebagai simbol budaya dan destinasi akan turut berkontribusi dalam melaksanakan sertifikasi profesi berstandar nasional pengembangan sumber daya manusia.

“Khususnya dalam aspek peningkatan kualitas dan perlindungan tenaga kerja yang meliputi sektor atau bidang seni, budaya, rias pengantin dan pariwisata,” kata Sultan.

Total ada 14 skema sertifikasi yang diajukan lisensinya ke BNSP oleh Keraton Yogyakarta untuk sektor seni, budaya, rias pengantin dan pariwisata itu.

Hal ini meliputi skema sertifikasi seperti penari gaya Yogyakarta Putra dan Putr, penyaji karya tari, dalang (teater wayang), wiyogo (karawitan pakeliran), penata rias pengantin dan sebagainya.

Lembaga lisensi ini berkantor di Kompleks Pracimasana, Alun-Alun Utara, Keraton Yogyakarta dan dapat diakses oleh masyarakat umum baik secara langsung pada jam kerja maupun melalui website resminya.

Lembaga ini, ujar Sultan, tugas dan fungsinya tetap mengacu pada ketentuan atau pedoman yang dikeluarkan oleh BNSP.

Dalam pedoman tersebut ditetapkan persyaratan yang harus dipatuhi untuk menjamin agar lembaga sertifikasi menjalankan sistem sertifikasi secara konsisten dan profesional.

“Sehingga profesi yang terlisensi dapat diterima di tingkat nasional yang relevan demi kepentingan pengembangan sumber daya manusia untuk peningkatan kualitas dan perlindungan tenaga kerja,” kata dia.

Adapun dalam peluncuran lembaga sertifikasi itu, sebanyak 750 pengunjung turut dihibur dengan penampilan apik Konser Kamardikan Yogyakarta Royal Orkestra yang diinisiasi Kawedanan Kridhomardowo Keraton Yogyakarta.

“Konser full orchestra ini berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti solois saxophone, vokal, dan choir,” kata Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Notonegoro, selaku Penghageng Kawedanan Kridhomardowo atau Divisi Kesenian Keraton Yogyakarta yang menyebut total ada 11 repertoar dibawakan.

PRIBADI WICAKSONO

Waspada, BMKG Yogya Prediksi Gelombang Sangat Tinggi Pantai Selatan hingga Awal September

Posted on Agustus 29, 2022 by admin

Wisatawan yang sedang berencana berwisata di pantai selatan di Yogyakarta pada akhir Agustus hingga awal September ini perlu benar-benar waspada.

Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta per Senin 29 Agustus melansir sejumlah perairan selatan termasuk Yogyakarta masuk dalam kategori merah alias berpotensi dihempas gelombang sangat tinggi.

“Mulai 30 Agustus sampai 1 September, gelombang kategori sangat tinggi atau empat hingga enam meter berpeluang terjadi di perairan dan samudera selatan DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” ujar Kepala Stasiun Meterorologi BMKG Yogyakarta Warjono, Senin, 29 Agustus 2022.

Ia menekankan, hal yang perlu diwaspadai, gelombang sangat tinggi ini tak serta merta ditandai cuaca buruk.

“Berdasar kondisi sinoptik, cuaca di kawasan perairan dan Samudera Hindia selatan DI Yogyakarta dan sekitarnya itu relatif berawan, atau hanya berpotensi hujan ringan,” ujarnya.

Adapun kejadian kecelakaan laut di pantai selatan Yogyakarta sendiri masih mewarnai pada bulan ini.

Yang terbaru, kasus wisatawan dari SMK di Semarang, Jawa Tengah yang terseret ombak lalu hilang sepekan lebih saat bermain di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta pada 15 Agustus 2022.

Pelajar itu diduga terlalu asyik bermain ke tengah hingga hilang terseret derasnya palung laut pantai itu.

Kantor Basarnas Yogyakarta pada Ahad, 28 Agustus mengkonfirmasi, jasad wisatawan yang tenggelam di Pantai Parangtritis itu baru ditemukan di Pantai Batukaras, Pangandaran, Jawa Barat pada Rabu, 24 Agustus atau sembilan hari setelah dinyatakan hilang.

BMKG Yogyakarta menyatakan, dari prediksi gelombang kategori sangat tinggi yang diprediksi terjadi hingga awal September nanti, dipicu karena pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5- 20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dariTimur- Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Laut Jawa, Laut Banda dan Laut Arafuru.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran juga baik dari jenis perahu nelayan hinggakapal ukuran besar,” kata Warjono.

BMKG juga meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

PRIBADI WICAKSONO

Di mana Negara Eswatini yang Rajanya Bertemu Jokowi

Posted on Agustus 25, 2022 by admin

Raja Eswatini Mswati III kembali berkunjung ke Indonesia bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan, kunjungan Mswati III sebenarnya untuk berlibur ke Indonesia.

Kunjungan Raja Mswati III juga digunakan untuk bertemu Jokowi membahas kerja sama di bidang ekonomi.

“Raja Eswatini mengatakan, dari perusahaan wellness yang berada di Eswatini ini rencananya akan mengimpor kosmetik-kosmetik produk Indonesia,” kata Retno, pada Rabu, 24 Agustus 2022.

Mengutip Britannica, Eswatini negara yang sebelumnya dikenal sebagai Kerajaan Swaziland.

Negara yang berada di selatan Afrika ini membentang 175 kilometer dari utara ke selatan dan sekitar 130 kilometer dari barat ke timur di perbatasannya.

Negara Eswatini merupakan negara yang tersusun lebih dari 70 klan di dalamnya.

Ketua klan membentuk hierarki tradisional.

Itu penggabungan dari dua klan besar, yaitu ngwenyama dan ndlovukazi.

Administrasi dan budaya dari Eswatini diatur secara tradisional dengan hukum adat dari suku-suku yang ada di dalam negara ini.

Walaupun mayoritas rakyat Eswatini beragama Kristen, Katolik maupun Protestan.

Tapi, banyak masyarakat yang juga menganut kepercayaan dan praktik tradisional yang telah ada sebelum agama itu masuk.

Aspek geologis membuat beragam bentang alam Eswatini terbagi menjadi empat wilayah secara fisiografi yang memanjang dari utara ke selatan secara paralel, yaitu Highveld, Middleveld, Lowveld, dan lereng Lubombo.

1.

Highveld Highveld dataran kompleks yang terdiri atas granit, kuarsit, batu pasir, dan gunung berapi yang telah terkikis menjadi tanah pegunungan terjal.

Dataran ini mencakup lebih dari 30 persen dari keseluruhan Eswatini.

Dataran tertinggi puncak Bulembu dan Ngewnya di 1.862 meter.

Highveld tanah gersang yang tak bisa dihuni, karena tanahnya asam dan lapuk.

2.

Middleveld Middleveld dataran yang berukuran sekitar seperempat dari negara Eswatini yang memiliki ketinggian rata-rata antara 610 meter hingga 760 meter.

Wilayah ini dataran tinggi yang tersusun dari lembah yang luas dan berair, karena pelapukan dari batuan granit dan kuarsit.

3.

Lowveld Lowveld meliputi hampir 40 persen dari negara Eswatini dataran rendah yang bergelombang dan terpencil di antaran bukit dan deretan pegunungan.

Lowveld tanah yang paling subur dataran sabana khas Afrika.

4.

Lereng Lubombo Lereng Lubombo mencakup sekitar 5 persen Eswatini.

Lereng ini dibagi tiga sungai yang melintasi Eswatini dari barat ke timur, yaitu Umbuluzi, Usutu, dan Ingwavuma.

Tanah di daerah ini sangat bervariasi, dari pasir dangkal hingga lempung yang dalam.

Secara tradisional masyarakat Eswatini tinggal di wisma keluarga yang tersebar di seluruh daerah.

Satu-satunya permukiman yang lebih besar wisma bangsawan milik kepala suku.

Penduduk perdesaan hidup dalam sistem kepemilikan tanah komunal yang dikelola kepala adat.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

10 Kuliner Khas Grobogan, Ada Swike Versi Halal yang Bisa Disantap

Posted on Agustus 23, 2022 by admin

Purwodadi, ibu kota Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terkenal dengan kuliner swike, yakni makanan berupa sop kaki kodok.

Tapi, masyarakat muslim tidak bisa menyantapnya lantaran nonhalal karena kodok merupakan hewan yang hidup di dua alam.

Padahal, kini, ada swike yang dibikin dari daging ayam tapi rasanya menyerupai kodok.

Sebenarnya, kuliner khas Grobogan, bukan hanya swike.

Ada ragam masakan khas dari wilayah yang menjadi daerah penghubung kota-kota di jalur pantai utara seperti Semarang dan Kudus itu dengan Solo tersebut.

Berikut 10 kuliner khas Grobogan yang bisa Anda jelajahi saat melewati daerah ini.

Masakan ini tetap harus disebut ketika membincang kuliner khas Purwodadi.

Karena berpuluh tahun, swike menjadi satu-satunya kuliner paling populer dan sudah diakui di pentas nasional.

Swike sendiri adalah masakan berbahan kodok yang berasal dari budaya kuliner Tionghoa.

Swike diperkenalkan oleh warga etnis Tionghoa yang menetap di kota Purwodadi.

Swike Purwodadi sudah eksis sejak 1901.

Meski populer, namun eksistensi swike diterima secara ‘setengah hati’ oleh masyarakat Grobogan yang mayoritas beragama Islam.

Alasannya, secara teologis, kodok termasuk hewan yang diharamkan dalam fiqih Islam.

Pada perkembangannya, agar bisa diterima, masyarakat Grobogan kemudian bereksperimentasi dengan mengganti kodok yang nonhalal dengan protein hewani lainnya yang halal, seperti ayam dan mentok.

Sehingga saat ini, di kota Purwodadi dan wilayah Grobogan lainnya, sudah jamak dijumpai menu swike ayam dan swike mentok di beberapa warung dan kedai makan.

Becek adalah sup iga sapi khas Grobogan.

Berkuah segar dengan cita rasa asam dan gurih karena ditaruh daun kedondong muda di dalamnya.

Dulu, selain daun kedondong, becek juga diberi tambahan daun dayakan yang ketika itu banyak dijumpai di hutan pegunungan kendeng.

Namun karena pohon dayakan sudah langka, maka masyarakat Grobogan saat ini hanya mengandalkan daun kedondong muda untuk mendapatkan cita rasa asam untuk kuah becek.

Padahal tambahan daun dayakan konon menjadikan kuah becek menjadi lebih sedap.

Becek khas Grobogan yang orisinal menggunakan iga sapi.

Namun pada perkembangannya, masyarakat bereksperimentasi membuat becek dengan berbagai protein hewani lainnya, seperti kerbau, kambing, ayam, bahkan ikan nila.

Sehingga saat ini di Grobogan bisa dijumpai becek kerbau, becek kambing, becek ayam, dan becek ikan nila.

Becek biasanya dihidangkan dengan nasi putih, dengan pelengkap oseng lombok hijau, kacang tolo, dan kering tempe.

Kuliner khas Purwodadi ini merupakan masakan berbahan daging ayam yang dipotong-potong, biasanya ayam kampung, yang diberi kuah dengan bumbu minimalis dengan tambahan potongan cabai, tomat hijau, dan belimbing wuluh, kemudian dibungkus dengan daun pisang, lalu dikukus.

Proses pengukusan yang lama menjadikan ayamnya empuk dan kuah garang asemnya bercita rasa gurih, segar, pedas, dan asam—karena ada tambahan potongan tomat hijau dan belimbing wuluh.

Disebut nasi pecel Gambringan karena dulu penjualan nasi pecel ini berada di Stasiun Gambringan, Dusun Pucang Kidul, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.

Sekitar 1940-an, ada puluhan warga Desa Tambirejo yang menjadi penjual nasi pecel di Stasiun Gambringan.

Sehingga kuliner ini kemudian populer dengan nama sega pecel Gambringan.

Tak ada perbedaan signifikan dalam sajian nasi pecel Gambringan dengan pecel-pecel lainnya di berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kecuali secara historis, nasi pecel ini dulunya dijajakan di Stasiun Gambringan.

Sejak PT KAI mengeluarkan regulasi baru yang melarang penjual dari luar menjajakan dagangannya di dalam stasiun, menjadikan para penjual nasi pecel Gambringan mencari lokasi baru sebagai tempat berjualan.

Selain menyebar di beberapa wilayah di Kabupaten Grobogan, kedai atau lapak nasi pecel Gambringan kini juga banyak dijumpai di daerah lain seperti Demak dan Semarang.

Sega Pager merupakan menu sarapan khas Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang dulu hanya bisa dijumpai di tiga desa, yaitu Godong, Bugel, dan Ketitang.

Namun sejak dihelat Festival Sega Pager pada awal Januari 2020 lalu, kuliner ini kemudian berkembang, ekspansif, dan banyak dijumpai di berbagai wilayah lainnya di Kabupaten Grobogan.

Bahkan juga di daerah lainnya seperti di Demak dan Kudus.

Sega Pager sendiri adalah sajian nasi yang diberi urap sayuran lalu diguyur dengan sambal kacang, lalu diberi taburan uyah goreng alias serundeng asin.

Dulu, kuliner ini disebut sega janganan, namun pada perkembangannya beralih nama dan lebih populer menjadi sega pager.

Sega artinya nasi, pager artinya pagar.

Disebut nasi pagar atau sega pager karena sayuran yang digunakan dalam menu ini dulu banyak ditemukan di pekarangan rumah, bahkan dijadikan sebagai pagar hidup.

Ayam pencok berasal dari Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan.

Masakan ini juga disebut ayam panggang Bledug karena kuliner ini dulunya memang merupakan menu sesaji di makam Mbah Ro Dukun.

Makam ini berada di kompleks objek wisata Bledug Kuwu.

Dalam perkembangannya, kuliner ini kemudian beralih wahana menjadi menu konsumsi yang bisa dijumpai di rumah makan.

Proses pembuatan ayam pencok sendiri termasuk unik.

Ayam utuh yang sudah dibersihkan, dibumbui dengan bawang putih dan garam, lalu dipanggang di atas bara api.

Jarak antara bara api dan ayam antara 30 hingga 40 cm, sehingga ayam tidak terkena api.

Proses pemanggangannya cukup lama, sekira 3 hingga 4 jam, sehingga menghasilkan kematangan yang sempurna.

Kuliner ini berasal dari Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan.

Lempok sebenarnya adalah lontong, namun bentuknya saja yang berbeda.

Bila lontong berbentuk bulat memanjang, lempok berbentuk pipih dan dibungkus daun pisang serta dibuat berlapis 2 atau 3 atau lebih.

Lempok dinikmati dengan urap sayuran atau pecel dengan bungkus daun jati.

Lempok banyak dijumpai di pasar tradisional Kedungjati setiap pagi karena lazim dinikmati sebagai menu sarapan.

Pada 1970-an hingga 1990-an, nasi jagung masih menjadi makanan pokok sehari-hari warga Kabupaten Grobogan, terutama di pedesaan.

Namun saat ini, nasi jagung sudah tidak lagi menjadi makanan pokok, karena sudah berganti dengan nasi dari beras.

Sajian nasi jagung khas Grobogan biasanya disajikan dengan sayur dan lauk pelengkap berupa sayur lompong, sambal, dan botok.

Atau dengan oseng lombok ijo dan ikan asin, pepes ikan pindang, urap sayur, dan rempeyek.

Juga ada versi nasi jagung yang digoreng dengan pelengkap telur dadar dan oseng lombok ijo dan ikan asin.

Boleh jadi mi tek-tek menjadi nama generik bagi kuliner mi yang dijajakan di malam hari dengan gerobak dorong.

Namun mi tek-tek khas Grobogan ini berbeda.

Mi tek-tek khas Grobogan berasal dari Dusun Nunjungan, Desa Ketitang, Kecamatan Godong.

Sejak akhir dekade 1970-an hingga saat ini, terdapat ratusan warga Nunjungan yang bermata pencaharian sebagai penjual mi tek-tek dengan lokus berjualan menyebar di berbagai daerah.

Selain di wilayah Kabupaten Grobogan sendiri, banyak warga Nunjungan yang diketahui berjualan mi tek-tek di Blora, Pati, Kudus, Demak, dan Semarang.

Mi tek-tek ada dua versi: versi kuah dan versi goreng.

Dalam proses pembuatannya, seluruh penjual mi tek-tek Nunjungan masih mempertahankan dengan menggunakan bara dari arang kayu.

Kuah mi tek-tek bercita rasa sangat gurih, segar, dan sangat lezat.

Seporsi mi tek-tek biasanya disajikan dengan 5 tusuk sate ayam.

Mi tek-tek hanya bisa dijumpai di malam hari selepas maghrib hingga tengah malam.

Selain berbagai kuliner yang telah disebut, di Purwodadi juga punya kuliner lontong yang khas dan tak banyak disebut meski banyak penjual dan penikmatnya, yaitu lontong pecel sayur.

Lontong mungkin banyak dijumpai di berbagai daerah lain, tapi lontong khas Purwodadi disajikan dengan pecel dan sayur lodeh yang sangat gurih.

Lontong pecel sayur ini banyak dijumpai di warung makan dan lapak pinggir jalan di kota Purwodadi, baik di pagi hari sebagai menu sarapan maupun malam hari.

BADIATUL MUCHLISIN ASTI Tulisan ini sudah tayang di TelusuRI

Event Kerajinan Internasional JIFFINA Kembali Dihelat, Cara Yogya Ungkit Wisata

Posted on Agustus 21, 2022 by admin

Perhelatan pameran kerajinan berskala internasional bertajuk Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (JIFFINA) akhirnya kembali digelar di Yogyakarta lagi pada 20 hingga 23 Agustus 2022.

Event pendorong sektor turunan wisata yang sempat vakum selama pandemi Covid-19 itu tetap dipusatkan di Jogja Expo Center (JEC) dan diikuti 800 lebih pembeli atau buyer yang diundang dari berbagai negara.

“Sebelum pandemi, Yogya selain dikenal sebagai destinasi unik di Indonesia, juga dikenal sebagai produsen cenderamata dan kerajinan atau kriya unik yang diminati masyarakat dunia,” kata Ketua Forum JIFFINA Jawa Bali Timbul Rahardjo, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Bahkan, kata Timbul, dengan banyaknya produsen dan perajin kerajinan itu, Yogyakarta juga dijuluki Mekkah-nya atau salah satu pusatnya seni kriya dunia.

Hal ini diikuti dengan arus ekspor kerajinan yang cukup besar dari Yogya ke mancanagara termasuk saat masa pandemi Covid-19.

“Dari event internasional ini, kami ajak sekitar 200 pelaku industri kerajinan di Yogya tampil secara langsung agar bisa presentasi sekaligus bertemu ratusan buyer mancanegara,” ujar dia.

Timbul mengatakan, cendermata kerajinan sebagai penyokong sektor wisata, kondisinya pasca pandemi ini semakin kompetitif.

Kondisi ini terutama berada di pasar-pasar Eropa, Amerika dan Korea hingga berkembang di pasar Timur Tengah.

“Dengan arus kunjungan wisata lokal dan mancanegara yang perlahan pulih ini, penguatan sektor turunan wisata juga perlu kembali bangkit,” kata dia.

Apalagi, sejak Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) beroperasi normal kembali dan mulai dibangunnya sejumlah akses jalan tol diprediksi kian turut memperlancar mobilitas wisatawan.

“Maka event seperti ini harus hadir, menyajikan karakteristik berbeda, melihat langsung kondisi pasar wisatawan,” Timbul menambahkan.

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan event kerajinan internasional seperti JIFFINA yang sudah digelar ke enam kalinya ini telah menjadi semacam ikon bagi Yogyakarta.

“Event ini menjadi etalase yang menyajikan kekhasan etnik dari satu sudut nusantara yang berangkat dari kreasi seni budaya sekaligus ramah lingkungan,” kata Sultan.

Sehingga dalam ajang itu, produk yang ditampilkan perlu menerapkan sejumlah karakteristik utama.

Misalnya untuk produk kerajinan kayu seperti mebel.

Antara lain jenis kayu musti bersertifikat, mudah dibongkar dan didaur ulang, tahan lama dan mudah diperbaiki, berbahan insersi logam dan plastik daur ulang, berbahan kayu reklamasi dari produk lama dan menggunakan bahan bambu untuk aksesoris perabotan.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Reni Yanita mengungkap kinerja ekspor produk kerajinan furnitur asal Indonesia pada 2021 naik 33 persen.

Dari tahun sebelumnya USD 1,9 miliar menjadi USD 2,5 miliar.

PRIBADI WICAKSONO

Rekomendasi 6 Destinasi Wisata di Kaohsiung Taiwan

Posted on Agustus 20, 2022 by admin

Pekan-pekan lalu, Taiwan sempat membetot perhatian sehubungan ketegangan militer di Selat Taiwan akibat provokasi lawatan Ketua DPR Amerika Serikat.

termasuk menjalari Kaohsiung, kota penting di Pulau Taiwan.

Lepas dari gaduh konflik politik China-Taiwan-Amerika Serikat, Kaohsiung sebagai kota terbesar kedua di Taiwan memiliki sejumah objek wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Mulai dari Pantai Cijin hingga The Pier 2 Art Center, berikut destinasi wisata yang dapat dikunjungi jika melawat ke Kaohsiung, dikutip dari berbagai sumber.

Pulau Qijin merupakan salah satu dari 11 distrik di Kaohsiung.

Pulau Qijin terkenal akan sejumlah tempat seperti bentengnya yang memiliki nilai sejarah, kuil berornamen, pantai pasir hitam dan jalan tua yang dipenuhi restoran seafood.

Untuk sampai ke Pulau Cijin, pengunjung dapat menggunakan kapal feri dari Stasiun Dermaga Feri Gushan yang memakan waktu tempuh 5-15 menit.

Di sini, pengunjung bisa bersantai di pesisir pantai sembari melahap hidangan laut dan menikmati sunset yang indah.

Danau Teratai atau Lotus Lake merupakan danau buatan yangterletak di sisi timur Distrik Zuoying.

Danau ini dikenal dengan banyaknya bunga teratai yang tumbuh di danau dan sejumlah kuil di dalamnya.

Terdapat sejumlah objek wisata menarik yang bisa disambangi di sini seperti Spring and Autumn Pavilions, Kuil Konfusius, hingga yang paling populer Pagoda Naga dan Harimau.

Mercusuar Qihou dibangun Inggris pada abad ke-19 untuk memandu perahu dan kapal yang lewat di sekitar Kaohsiung.

Mercusuar berwarna putih mengawasi pelabuhan Kaohsiung ini merupakan salh satu simbol dari Kaohsiung.

Menara setinggi 15,2 meter ini dapat digunakan pengunjung untuk menikmati pemandangan Selat Taiwan dan Kota Kaohsiung yang indah dari atas bangunan ini.

Sungai Cinta merupakan sungai dengan panjang 12 kilometer yang menyusuri kota Kaohsiung sebelum mencapai pelabuhan.

Sungai ini mengalir dari Pusat Seni Pier-2, Dermaga Feri Xinguang, gedung 85 Sky Tower, hingga Menara Cahaya yang menjadi favorit fotografer.

Di tepi sungai, terdapat Taman Sungai Cinta yang diisi sejumlah restoran dan kafe.

Selain itu, terdapat jembatan berwarna pelangi dan bangunan di sekitarnya yang diterangi cahaya.

Terdapat layanan kapal pesiar yang dapat disediakan untuk pengunjung yang ingin menikmati suasana kota Kaohsiung dengan menyusuri sungai Cinta.

Monkey Mountain merupakan salah satu tempat wisata kaya akan nilai sejarah yang terletak di Distrik Gushan Kota Kaohsiung.

Nama Monkey Mountain digunakan dikarenakan banyaknya primata yang tinggal di gunung ini.

Karena sebagian besar primata yang hidup di sana adalah jenis kera, maka tempat tersebut diberi nama Monkey Mountain.

Selain itu, Monkey Mountain merupakan rumah bagi sejumlah peninggalan arkeologi di Kaohsiung, yang berusia ribuan tahun.

Kawasan ini juga kerap difungsikan sebagai instalasi militer selama masa Dinasti Qing dan kependudukan Jepang.

Terletak di dekat pelabuhan Kaohsiung, Pier 2 Art Center merupakan pusat seni yang terletak di distrik Yancheng, Kaohsiung.

Bangunan Pier 2 Art Center mulanya hanyalah gudang penyimpanan tua yang dibangun pada 1973 yang kemudian oleh para seniman sana disulap menjadi pusat seni yang terkenal di Kaohsiung.

Pier 2 Art Center memiliki mural berwarna-warni, instalasi seni yang unik, serta pameran seni yang dapat dapat dikunjungi.

Tempat pameran karya seni ini terdiri dari sisi outdoor dan indoor yang berupa warehouse.

Warehouse di salah satu sudut Kaohsiung tersebut disewakan untuk berbagai pameran dan event seni.

Bagi penikmat seni, Pier 2 Art Center bisa menjadi pilihan yang bagus untuk dikunjungi.

Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari, Begini Penemuan Candi Singosari

Posted on Agustus 15, 2022 by admin

Pemerintah telah menetapkan wilayah Singhasari alias Singosari di Kabupaten Malang, Jawa Timur sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 2019.

Kawasan ini luasnya 12,3 hektare di Kecamatan Singosari yang terdiri dari Zona Pariwisata dan Zona Pengembangan teknologi.

Melansir dari laman sosial kek.go.id, Singosari mudah dijangkau dari Bandara Internasional Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, serta terkoneksi dengan ruas tol Pandaan – Malang.

Menjadi Zona Pariwisata karena Singosari dan sekitarnya memiliki nilai situs sejarah kerajaan.

Terletak di ketinggian 400 hingga 700 meter di atas permukaan laut, iklim Singosari sejuk.

Wilayah kecamatan ini berasal dari sebuah kerajaan besar yang berdiri pada abad kesepuluh.

Letak ibu kota kerajaan diyakini berada di sekitar Kecamatan Singosari kini, meski lokasinya belum dapat dipastikan.

Wilayah taklukan Singosari hingga Melayu, Bali, Pahang, Gurun, dan Bakulapura atau Kerajaan Tanjungpura.

Menurut Wikipedia, Bakulapura adalah kerajaan tertua di Kalimantan Barat yang didirikan pada abad kedelapan.

Salah satu peninggalan yang masih tersisa hingga hari ini adalah Candi Singosari.

Dari laman Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya, candi ini dibagun untuk menghormati Raja Kertanegara yang mangkat pada 1292.

Prasasti Gajah Mada (1351 M) menyebutkan bahwa adanya pembangunan caitya yang dilaksanakan oleh Mahapatih Gajah Mada untuk Batara Sang Mokta Ring Siwa Buddha Laya.

Gubernur Pantai Timur Laut Jawa, Nicolaue Engelhard melaporkan adanya reruntuhan bangunan candi di daerah dataran tandus Malang pada 1803, yang kemudian dikenal dengan nama Candi Singosari.

Hingga pada 1804 arca-arca dipindahkan dari reruntuhan candi dan dibawa ke Belanda pada 1819.

Candi Singosari telah ditetapkan sebagai salah satu candi dengan peringkat nasional.

RAHMAT AMIN SIREGAR

  • 1
  • 2
  • Next

Pos-pos Terbaru

  • Integrasi Infrastruktur Digital Asia Tenggara melalui Data Center Singapore
  • Solusi Efektif Lindungi Bangunan dari Kerusakan
  • Keuntungan Top Up Game Termurah
  • Tas Kulit Wanita Model Terbaru 2026, Nomor 3 Diprediksi Jadi Tren Besar!
  • Mengurangi Human Error dengan Oracle NetSuite

Kategori

  • Bisnis
  • Cantik
  • Finance
  • Gaya
  • Hp
  • Kamar Mandi
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • pendidikan
  • Seleb
  • Tekno
  • Travel
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022

Waktunya Blog

Tulisan Indah Mobil Selera Sia Otomotif Mata Radar Denting Jemari Kutipan Wisata Simak Makna Digital Saya Kain Tekhnologi Lentera Opini Zona Nyaman Ambisiku Lawak Abis Mata Radar Wisata Tips Titik Cuan Milenial Dapur Artikel Lingkar Air Rempah Catatan Wisata Media Otak Opini Dapur Karya
© 2026 Waktu Pertama | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme